• Jelajahi

    Copyright © Radar Langit
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Polrestabes Surabaya Amankan 5 Pemuda Diduga Pesilat yang Konvoi

    Nugroho Tatag Yuwono
    Rabu, 15 Januari 2025, Januari 15, 2025 WIB Last Updated 2025-11-07T21:55:07Z
    radar langit
    masukkan script iklan disini


    SURABAYA – Dalam upaya menciptakan situasi aman dan nyaman di wilayah Kota Surabaya, Tim Patroli Gabungan Jogoboyo Sat Samapta Polrestabes Surabaya Polda Jatim berhasil membubarkan aksi konvoi perguruan silat yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. 


    Kejadian ini berlangsung pada Rabu, (15/1/2025) dini hari, di Jalan Ahmad Yani Kota Surabaya saat Polisi melakukan operasi untuk menjaga kondisi.


    Operasi ini melibatkan kekuatan gabungan yang terdiri dari Tim 3 Jogoboyo, Personil dari Intel, Reskrim, Resnarkoba, Lalu, Provos, Brimob, dan Raimas Polda Jatim.


    Tim Jogoboyo yang dikenal dengan respon cepatnya mengamankan Lima pemuda yang terlibat dalam konvoi tersebut. 


    Kelima pemuda tersebut, berusia antara 16 hingga 24 tahun, diketahui berasal dari salah satu perguruan silat. 


    Mereka mengakui keterlibatan dalam konvoi yang membawa atribut perguruan, seperti bendera dan sabuk.


    Dalam operasi tersebut tim gabungan berhasil menyita, antara lain, satu buah bendera perguruan, satu sabuk biru, tiga unit sepeda motor dengan berbagai nomor polisi, dan 4 unit ponsel.


    Kelima pemuda berikut barang bukti langsung diserahkan kepada piket SPKT Polrestabes Surabaya Polda Jatim untuk proses lebih lanjut.


    “Kami memastikan tindakan ini dilakukan demi mencegah potensi kericuhan dan menjaga kedamaian di Surabaya,” ujar Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Teguh Santoso, SE, pada Rabu (15/01/2025).


    Masyarakat mengapresiasi langkah sigap yang dilakukan oleh Tim Jogoboyo, yang selama ini diketahui responsif dalam mengatasi gangguan keamanan. 


    Dengan operasi ini, Polrestabes Surabaya Polda Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas kota, terutama dari potensi konflik antar kelompok.


    Langkah tegas ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan mendorong masyarakat untuk ikut serta menjaga keamanan bersama. 


    "Surabaya aman adalah tanggung jawab kita semua,"pungkasnya. (*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini