• Jelajahi

    Copyright © Radar Langit
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    POLRES TULUNGAGUNG AMANKAN PROVOKATOR dan TERDUGA PELAKU PEMBAKARAN DI KEDIRI KOTA

    Nugroho Tatag Yuwono
    Rabu, 03 September 2025, September 03, 2025 WIB Last Updated 2025-11-07T21:55:06Z
    radar langit
    masukkan script iklan disini


    Tulungagung - Polres Tulungagung berhasil amankan dua orang provokator dan terduga pelaku pembakaran polres Kediri Kota. Demikian yang disampaikan oleh Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdianto, S. H., S.I.K., M. T. C. P pada saat melakukan pers release Kamis, 4 September 2025 di Halaman Mapolres Tulungagung. 

    "Kedua provokator dan terduga pelaku pembakaran Polres Kediri Kota diamankan di salah hotel di Tulungagung pada rabu malam, 3 September 2025, "Kata AKBP Taat.


    Menurut AKBP Taat, kedua pelaku ketika berada di wilayah hukum Polres Tulungagung dalam beberapa terakhir sudah terpantaua oleh jajaran Polres Tulungagung. Dalam melakukan provokasi kepada warga Tulungagung kedua pelaku bergerilya dari warkop ke warkop (warung kopi) di wilayah Kecamatan Tulungagung dan Kedungwaru.


    Sementara berdasarkan pengakuan kedua pelaku provokator, mereka terdiri dari kelompok kecil yang beranggotakan 4 orang. Dua orang provokator yang diamankan Polres Tulungagung merupakan warga Klaten dan warga Jakarta Timur. Hal ini berdasarkan identitas yang dibawa oleh kedua pelaku. Sedangkan dua pelaku lain masih dalam pengejaran oleh Polres Tulungagung.


    Para pelaku ini merupakan kelompok kecil tanpa pimpinan. Motif mereka melakukan provokasi atau pembakaran hanya karena dendam pribadi. Mereka merasa sakit hati karena pernah ditilang saat melakukan pelanggaran lalu lintas.


    Mereka diduga melakukan pembakaran dengan bom molotov rakitan pada Sabtu 30 Agustus di Mapolres Kediri Kota. Dari hasil penyidikan para pelaku ini diduga sudah berpengalaman dalam melakukan provokasi dan pembakaran. 

    "Semoga Tulungagung tetap tertib, aman dan kondusif. Tidak terjadi aksi demontrasi karena dikhawatirkan akan ditunggangi oleh pihak- pihak vyang tidak bertanggung jawab", ucap AKBP Taat.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini