• Jelajahi

    Copyright © Radar Langit
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tunggu Laporan, Polsek Bumiaji Tegaskan Telusuri Insiden Dugaan Penganiayaan Oknum Peserta Karnaval

    Nugroho Tatag Yuwono
    Kamis, 28 Agustus 2025, Agustus 28, 2025 WIB Last Updated 2025-11-07T21:55:11Z
    radar langit
    masukkan script iklan disini

     



    Viralnya kabar soal adanya dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum peserta karnaval di Desa Punten, yang menimpa salah satu penonton anak dibawah umur mendapat atensi dari Polsek Bumiaji. 


    Berkaitan dengan hal yang dimaksud, Polsek Bumiaji bakal menelusuri adanya tindakan dugaan kekerasan saat karnaval di Desa Punten.


    Kapolsek Bumiaji, AKP Anton Subagijo, S.H menyampaikan, bahwa pihaknya mencari informasi dengan menghubungi pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Punten dan pihak panitia karnaval.


    "Kami detailnya belum mengetahui peristiwa yang sebenarnya, namun saat ini kami mencari informasi benar tidaknya soal dugaan adanya penganiayaan tersebut, karena belum ada laporan yang masuk, " ujarnya kepada awak media, pada Kamis (28/8/2025).


    Pihaknya juga menelusuri jika ada permasalahan, maupun tindakan hukum yang berkaitan dengan dugaan kekerasan yang terjadi. 


    "Kami pastinya menelusuri, dengan mencari tahu siapa yang menjadi korban dan siapa yang melakukan dugaan penganiayaan itu," tegasnya.


    Pihaknya juga menyebut, jika sebelumnya sudah terjadi kesepakatan bersama antara Polsek Bumiaji dan pihak panitia penyelenggara karnaval.


    " Ya, itu sudah terjadi kesepakatan bersama dan juga peraturan, bawasanya harus berjalan dengan kondusif tanpa adanya keributan, jadi sangan sampai terjadi adanya keributan, seperti antara penonton dengan peserta," paparnya.


    Sejauh ini, pihaknya juga masih menunggu adanya laporan sembari mencari informasi soal adanya dugaan penganiayaan yang dimaksud.


    "Kami masih menunggu adanya laporan dari pihak korban," pungkas Kapolsek Bumiaji, AKP Anton.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini